Eka Gustiwana dan Realme Ingin Menggapai Trend Musik Kekinian



Eka Gustiwana dan realme percaya bahwa musik yang bagus harus dapat dimengerti dan dinikmati oleh banyak orang. Eka Gustiwana menciptakan musik untuk semua orang sementara realme menciptakan perangkat TWS yang dapat dipakai dan dimiliki oleh semua anak muda di Indonesia agar dapat menikmati musik dengan bebas.

Musik adalah bahasa universal bagi kebanyakan manusia, dimana nyanyian dan rangkaian nada menghasilkan suara yang merdu dan teratur. Meskipun selera musik orang dapat berbeda, pada dasarnya kebanyakan orang menyukai musik secara universal. Ketika bahasa dan kata-kata tidak mampu menyampaikan perasaan, musik mengubah isi hati serta niat manusia dalam bentuk serangkaian nada dan suara. Dengan musik, manusia dapat berkomunikasi satu sama lain dan mampu menyentuh semua lapisan masyarakat.

Nama Eka Gustiwana meroket setelah mengunggah video parodi di YouTube. Berbekal emosi yang meluap-luap dari seseorang, Eka dengan jenius mengambil bagian-bagian dari adegan itu, menyusunnya dan menambahkan musik buatannya sendiri. Hasilnya adalah video musik lucu 2 menit, di mana orang yang marah dibuat seolah-olah bernyanyi diiringi dengan latar musik ciptaan Eka. Dimulai dari hobi, kreativitas pria berusia 30 tahun ini berhasil mengantarkannya ke langkah kesuksesan.

Sekarang Eka dikenal sebagai salah satu komposer musik dan YouTuber paling terkenal di Indonesia. Berbagai karya musik unik dan jenius yang diciptakan oleh Eka sering ditonton oleh jutaan orang di kanal YouTube-nya. Bahkan berkat kemampuannya dalam bermusik, lelaki yang sudah memiliki 2 juta subscriber ini kini juga ditunjuk sebagai realme Buds Q Music Expert.

Sensitivitas Eka dalam bermusik bisa dibilang cukup tinggi. Sejak usia muda, Eka sangat senang mendengar suara-suara dari radio di rumahnya. Eka sering bereksperimen dalam menciptakan suara dengan benda-benda di sekitarnya atau bahkan suara yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya untuk menjadi sebuah karya musik. Dari sana ia mulai belajar membuat musik yang berasal dari suara-suara unik ini. Kolaborasi sering menjadi andalan bagi pembuat konten untuk membuat karya baru sambil berbagi pengetahuan. Sebagai salah satu YouTuber, hal ini juga sering dilakukan oleh Eka. Tidak hanya dengan sesama YouTuber, Eka juga berkolaborasi dengan musisi di Indonesia. Meskipun ia telah menjadi komposer musik terkenal, itu tidak membuat Eka puas.

“Perjalanan saya dalam musik telah membawa saya ke pengalaman bermain di atas panggung. Dan saya selalu berpikir tentang musik apa yang ingin saya buat. Saya ingin membuat musik yang dapat terhubung dan dinikmati semua orang. Saya percaya musik milik semua orang dan tidak ada batasan di dalamnya. Tidak masalah dari mana Anda berasal, Anda dapat menjadi bagian dan menikmati kesenangan musik. Tidak peduli seberapa sulit prosesnya, ketika saya mendengarkan musik, semuanya sepadan. Perjalanan saya dalam membuat musik tidak akan pernah berakhir,” kata Eka Gustiwana.

Sejak munculnya earbud TWS, perangkat ini telah menjadi tren baru yang populer di pasar. Earbud TWS sangat populer saat ini karena perangkat tersebut memiliki penampilan yang elegan dan minimalis, serta sangat nyaman untuk dipakai dalam mendengarkan musik. Keunggulan utama dari teknologi ini adalah benar-benar hanya satu, namun paling penting: menyingkirkan kabel kusut yang menjengkelkan. Keunggulan tersebut juga menyiratkan kebebasan bergerak yang lebih besar dengan kemungkinan lebih banyak interaksi dengan lingkungan sekitar penggunanya dan mengurangi risiko kerusakan pada perangkat.

Kualitas suara adalah prioritas utama untuk perangkat TWS. realme secara khusus mengundang tim tuning audio yang berpengalaman lebih dari 10 tahun. Hal itu dilakukan demi menghadirkan solusi peningkatan DBB composite bass untuk realme Buds Q dan membuat bass lebih dinamis dan berlapis. realme Buds Q terbilang ringan dan kompak serta memiliki kinerja luar biasa. Perangkat ini diperkuat dengan chip R1Q yang disesuaikan untuk menghadirkan latensi super rendah 119ms, mirip dengan headset kabel. Baterai dari realme Buds Q sanggup dipakai bertelepon selama 3 jam atau 4,5 jam untuk pemutaran musik. Dengan kasing pengisi daya, perangkat ini memiliki masa pakai baterai yang Panjang hingga 20 jam.

Sebagai merek tech trendsetter paling maju di dunia, realme selalu menghadirkan trendsetting technology & trendsetting design untuk setiap produk yang diciptakannya. realme Buds Q misalnya, ia menghadirkan trendsetting technology dalam bentuk driver besar 10mm yang menggunakan diafragma komposit polimer PEEK & PU berkualitas tinggi untuk pengalaman suara yang luar biasa. Ketika berbicara soal trendsetting, realme Buds Q dirancang oleh Jose Levy - Art Director dari realme Design Studio dan Cooperated Designer of Hermès yang terinspirasi oleh bentuk batu alam (cobble) yang terlihat biasa tetapi ditambahkan dengan sentuhan premium, menambah keindahan produk dan selaras dengan visi realme sebagai merek tech trendsetter.

Visi Eka untuk membuat musik yang bisa dinikmati semua orang adalah apa yang menjadikan realme sebagai merek tech trendsetter menunjuk Eka sebagai realme Buds Q Music Expert. Baik Eka & realme merasa bahwa setiap orang memiliki hak untuk menikmati musik secara bebas, tanpa batasan apa pun. Untuk alasan ini, realme menciptakan realme Buds Q, TWS nirkabel dengan desain premium dan teknologi tinggi dengan harga yang dapat dijangkau oleh semua orang. Eka sendiri menciptakan musik yang dapat didengar dan dinikmati oleh semua orang sedangkan realme Buds Q adalah perangkat untuk dapat mendengarkan musik secara bebas dengan desain premium dan harga yang dapat dijangkau oleh banyak orang.

Ini bukan pertama kalinya realme berkolaborasi dengan musisi untuk mengkomunikasikan produk mereka. Sebelumnya, realme berkolaborasi dengan Tuan Tigabelas dan Weird Genius yang juga digawangi oleh Eka Gustiwana untuk membuat lagu "Narzo Power". Sejak realme muncul di Indonesia, ia memposisikan dirinya sebagai tech trendsetter dan memiliki pendekatan yang sangat unik untuk berkomunikasi dengan penggemar mudanya. realme bahkan pernah berkolaborasi dengan DJ Alan Walker yang terkenal di dunia untuk menyetel output suara dari realme Buds Wireless, earphone nirkabel pertama dari realme. Berkat Alan Walker, realme Buds Wireless menghadirkan pengalaman mendengarkan musik yang lebih baik terutama untuk musik elektronik.

Desain produk realme sebelumnya pun berhasil menarik perhatian desainer muda terkenal Indonesia dari NeverTooLavish untuk membuat barang fesyen dengan desain yang terinspirasi oleh Lightning Design & Comet Design realme 6 Series. Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana tren satu gadget teknologi dapat bergabung dengan kehidupan sehari-hari anak muda. Hal ini mungkin menjadi bagian penting mengapa realme dapat dianggap sebagai merek Favoritnya Anak Muda menurut IDC[1], dan dengan cepat menumbuhkan komunitas penggemar mudanya dalam waktu yang begitu singkat di Indonesia.