Ada Ratusan Agenda Wisata & Budaya Sepanjang 2020 di Yogyakarta

Yogjakarta sebagai daerah Istimewa yang tak ayal juga terkenal dengan kepariwisataannya, pada tahun 2020 ini telah menyiapkan sebanyak lebih dari 400 agenda kebudayaan yang berasal dari lima kabupaten dan diinisiasi oleh Kundha Kebudayaan (Dinas Kebudayaan). 

Dari berbagai sumber yang Moreschick jelajahi, terdapat pagelaran kebudayaan di Jogja nanti  diantaranya seperti; seni rupa, seni musik, seni tari, seni tradisi klasik, seni tradisi kerakyatan, hingga seni kontemporer. Terlebih lagi, akan ada upacara adat dan tradisi, tata  nilai budaya, pengetahuan dan teknologi, warisan budaya benda, dan warisan budaya tak benda.

“Pada 14 Januari 2020 wisatawan yang ke Yogyakarta bakal disambut dengan agenda Selasa Wagen, yang bertepatan dengan agenda Malioboro bebas kendaraan bermotor,” sebut Aris Eko Nugroho, selaku Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Selasa Wagen Yogya
Agenda Selasa Wagen di Jogja ini berupa Panggung Rakyat Dinas Kebudayaan DIY, di dalam Gedung DPRD, di Jalan Malioboro. Acara ini berisikan rentetan seni pertunjukkan dari sore hingga petang seperti Gredug Rampag Arimbi Soragan, Tari Manunggaling Roso dari Pondok Pesantren Pandanaran, sampai pertunjukan Hadroh kontemporer. Kemudian, bagi wisatawan yang hobi nonton film, bisa juga mendatangi Museum Sonobudoyo mulai pukul 16:00-20:00 WIB untuk menikmati program Bioskop Sonobudoyo, yang akan digelar sampai akhir Januari 2020.

Beberapa film yang ditayangkan di Bioskop Sonobudoyo antara lain seperti Sosrokusuman, yang menceritakan sejarah salah satu kampung di Yogyakarta. Ada juga film Incang Inceng yang bercerita mengenai sepak bola anak. Tak hanya agenda budaya, agenda wisata pun siap menyambut awal tahun ini. Seperti menyambut Imlek di tahun ini, Yogya juga bakal kembali menggelar Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta pada 2-8 Februari 2020 di Kampung Pecinan Ketandan, Malioboro, Yogyakarta.
Agenda budaya dan pameran benda
Namun sebelum pekan itu digelar, akan lebih dulu pada 25 Januari 2020 digelar pameran benda peninggalan Tionghoa sebagai pengawal agenda PBTY. Kadisbud DIY menyebut, 414 Agenda Budaya yang dilaksanakan dalam kurun waktu satu tahun itu akan terus diperbaharui informasinya melalui website, media sosial, jaringan radio maupun televisi, serta media lainnya.

Begitu istimewanya Yogyakarta dengan agenda kebudayaannya, dan apakah para pecinta wisata dan budaya akan menghadiri rangkaian demi rangkaian yang berada di kota Istimewa itu? Jangan sampai ketinggalan, hadiri segera dan akses website dinas kebudayaan DIY.

Wejangan Sultan 
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, terhadap gelaran kebudayaan dan wisata di Yogyakarta  meminta kepada jajaran dinas agar proaktif memfasilitasi gerakan kebudayaan sebagai bagian dari magnet wisata.

Keberhasilan dalam strategi dan diplomasi kebudayaan, dilihat dari seberapa kuat transformasi kebudayaan mampu mewujudkan kemuliaan peradaban dengan landasan filosofis yang dianut Yogya, yakni ‘Hamemayu Hayuning Bawono’.

"Transformasi nilai-nilai luhur sebagai pilar utama peradaban dalam agenda pentas seni dan budaya juga semestinya terjadi," ujar Sultan.