Rekomendasi Film Untuk Melengkapi Kemeriahan Imlek




Perayaan Tahun Baru Imlek tentunya menjadi saat yang paling dinantikan bersama keluarga maupun teman-teman terdekat. Entah itu berwisata religi ala negeri Tiongkok, mencicipi ragam kuliner wajib khas Imlek, maupun menikmati suguhan ragam festival seperti barongsai. Nah, satu lagi kegiatan yang bisa dilakukan untuk melengkapi kemeriahan Imlek kali ini, yakni dengan menonton film khas mandarin.


Beberapa rekomendasi film khas mandarin dengan tema Imlek maupun tema seni khas negeri Tiongkok yang wajib tonton yaitu:

1. Silent Hero(es)
(https://m.media-amazon.com/)

Film Indonesia dengan rasa Mandarin ini merupakan produksi Duckochan Pictures. Dikatakan film dengan rasa mandarin karena menjadi film Indonesia pertama yang berbahasa Mandarin dengan dialek Hakka. Film yang berkisah tentang Yunia atau Yong Yong (Fina Philipne), seorang mahasiswa asal Singkawang, Kalimantan Barat, yang memilki minat tinggi sebagai pemain barongsai namun ditentang oleh keluarganya terutama sang Ayah, akibatnya, Yunia harus merantau ke Jakarta. Namun, kecintaan akan seni barongsai membuat Yunia bertemu dengan takdirnya di sebuah sangar baraongsai di Jakarta dan bertemu dengan sesama pencinta barongsai hingga berhasil mengikuti kompetisi barongsai. 

2. The Last Barongsai 
(https://upload.wikimedia.org/)

Film drama Indonesia, yang diperankan oleh Tio Pakusadewo dan Dion Wiyoko, berkisah tentang Aguan yang mendapatkan beasiswa  kuliah di Singapura, namun beasiswa tersebut tidakmengcover biaya hidup. Ia kemudian meminta ayahnya, Kho Huan, sang pemilik sanggar barongsai, untuk ikut dalam kejuaraan barongsai. Tujuannya untuk mendaptkan hadiah yang bisa digunakan untuk biaya hidup  selama menempuh sekolah di Singapura, Namun sang ayah tak menyetujuinya. Film ini diangkat dari novel berjudul sama karya Rano Karno dan disutradarai oleh Ario Rubbik. 

3. Last Train Home
(https://upload.wikimedia.org/)

Film non fiksi yang disutradarai oleh Lixin Fan ini dibuat dengan gaya yang berbeda dengan film ala Hollywood. Film ini disebut sebagai film yang berhasil menguak tabir kelam yang selama ini belum terungkap oleh masyarakat dunia terkait kemajuan yang pesat dari Negara Cina. Sebagai film drama dokumenter, alur cerita berkisah tentang sepasang pekerja di kota besar yang hendak kembali ke kampung halamannya untuk Perayaan Tahun Baru Cina atau Imlek. Tradisi mudik tersebut sama seperti yang terjadi di Indonesia, namun jumlah pemudik untuk Imlek di negeri Tiongkok tersebut jauh lebih banyak dan mencekam dibandingkan dengan yang terjadi di Indonesia. Kembali pada kisang sepasang pekerja yang harus mudik tersebut, terkuat cerita bahwa mereka rela untuk bekerja di ibukota dengan menitipkan anaka-anak mereka pada keluarga di desa, meski bayaran sepsang pekerja urban tersebut kecil. Mereka ialah bagian dari jutaan orang di Cina yang tergiur dengan megahnya kemajuan industry di kota-kota di Cina. Demi berkumpul dengan keluarga di desa untuk merayakan Imlek bersama keluarga, mereka rela berebut tiket bahkan tak jarang menunggu di stasiun berhari-hari, tidak pulang dan tidak mandi untuk tiket pulang. Tenturnya hal tersebut menjadi paradoks dengan kondisi majunya negara Cina yang dimata dunia.

4. Enter The Dragon

(data:image/)

Film klasik mandarin bertema kung fu ini menceritakan suatu turnamen tentang seni bela diri di Hongkong. Film yang diperankan oleh aktor legendaris kenamaan Bruce Lee, menjadi seru karena aksi Lee yang berasal dari kuil Shaolin dan menyusupi turnamen bela diri tersebut. Lee dengan kemampuan aksi bela diri yang mumpuni, mendapat tugas untuk menghancurkan raket opium. Dengan seni bela diri yang ditampilkan menawan oleh Lee, hampir disepanjang jalan cerita, menjadikan film ini sebagai salah satu film bergenre kung fu terbaik sepanjang masa.

5. Kung Fu Hustle

(https://encryptedtbn0.gstatic.com/)

Film bergenre komedi ini berkisah tentang seni bela diri yang dibawakan dengan kocak dan menghibur. Film yang diperankan oleh aktor Stephen Chow, berlatar tahun 1930-an di Shanghai. Film ini bercerita tentang aksi pertarungan antar gangster, yakni Geng Kapak (Axe Gang) dengan kelompok legenda seni bela diri yang diceritakan berperan sebagai petani. Chow sebagai Sing, berperan sebagai pencundag yang memiliki minat untuk menjadi bagian dari geng Kapak yang jahat, dengan cara menjadi orang jahat, namun gagal. 
Kung Fu Hustle menjadi film berbahasa asing dengan keuntungan tertinggi dan membawa keberhasilan melalui sejumlah penghargaan internasional seperti Penghargaan Film Hongkong dan Penghargaan Golden Horse. Selain itu, film ini juga dirilis dalam format 3D dan didistribusikan ke seluruh Asia dan Amerika.

6. CZ12

(https://upload.wikimedia.org/wikipedia/)

Film garapan Jackie Chan ini menjadi salah satu pilihan film yang bisa ditonton dalam rangka liburan imlek kali ini. Jackie Chan yang menjadi sutradara, penulis cerita, dan sebagai pemain juga membuat film ini menjadi menarik dan layak tonton. Tak diragukan lagi, film ini berhasil menyabet berbagai penghargaan pada beberapa ajang penghargaan film internasional, seperti Penghargaan Perfilman Hongkong ke-32.