Destinasi Liburan Imlek Ala negeri Tiongkok di Indonesia



Masih dalam suasana Tahun Baru Imlek 2020, pastinya sebagai pencinta jalan-jalan penasaran dengan destinasi liburan di daerah-daerah di Indonesia, dengan suasana Imlek ala negeri Tiongkok. Perayaan Imlek bersama keluarga akan semakin berkesan jika dihabiskan dengan mengunjungi tempat-tempat wisata khas negeri Tiongkok. 

Artikel kali, moreschick.com akan merekomendasi beberapa daerah wisata yang kental suasana di negeri Tirai Bambu, yang bisa dijumpai di Indonesia.

1. Petak Sembilan

(id-blog.zenrooms.com)

Berlokasi di area Glodok, Jakarta Barat, Petak Sembilan merupakan kawasan pecinan yang juga menjadi tempat tinggal warga Tionghoa sehinga terdapat  sebuah vihara, VIhara Dharma Bakti, yang akan selalu ramai pengunjung pada saat perayaan Imlek. Selain itu, saat Imlek,  pengunjung akan disuguhkan suasana merah khas Tahun Baru Imlek, terutama ornamen-ornamennya seperti lilin, lampion, lukisan koi, dan barongsai. Hal lainnya, yang membuat lokasi ini wajib dikunjungi yakni ragam kuliner legendaris khas Tiiongkok yang banyak dijual disepanjang area pasar di sekitar Petak Sembilan. Nah, bagi Anda yang sedang merayakan Tahun Baru Imlek maupun mereka yang memang ingin mencoba destinasi imlek ala negeri Tiongkok, tentu bisa coba untuk mengunjungi daerah Petak Sembilan ini.

2. China Town

(data:image/)

Wisata pecinan ini berlokasi di wilayah Bandung, sesuai dengan namanya, pengunjung akan menikmati bangunan dan kelenteng yang letaknya ada di ruas jalan, yang membuat semakin kental akan nuansa pecinan. Dengan membawa konsep semi outdoor pada bangunannya, bagian tengah terbuka dengan beberapa ruangan berfungsi sebagai toko-toko souvenir. Tentunya, agar pengunjung semakin betah, ada berbagai ragam kuliner khas Tiongkok yang patut untuk dicoba. Ketika malam hari, banyak lampion-lampion yang membuat suasana menjadi lebih romantis sehingga tempat ini layak untuk selfie karena sangat Instagramable banget. Namun, untuk masuk ke kawasan ini, setiap pengunjung perlu mengeluarkan kocek IDR 20.000/orang dan Anda bisa mendapatkan tiket masuk beserta 1 botol air kemasan.

3.  Sam Poo Kong dan Pasar Imlek Semawis


Kali ini, wisata pecinan yang bisa menjadi daftar wajib wisata imlek berada di Semarang. Pertama, Sam Poo Kong, sebuah kelenteng megah untuk ibadah umat Kong Hu Chu, dengan ornament khas Tionkok dan patung-patung dewa dewi sesuai keyakinan umat Kong Hu Chu. Selain itu, yang menjadi daya tarik wisata tempat ini yaitu terdapatnya patung raksasa Laksamana Cheng Ho, yang alkisah berlayar dari daratan Tiongkok hingga sampai ke Semarang. Nah, pada perayaan Imlek 2020 ini, ada beberapa agenda daerah untuk menyambut dan merayakan Imlek, seperti Festival Cap Go Meh.


Masih di Semarang, destinasi selanjutnya yaitu Pasar Imlek Semawis, tepatnya di Gang Warung, Semarang Tengah. Kawasan pecinan ini selalu ramai oleh berbagai pedagang yang menyajikan ragam makan khas negeri Tirai Bambu, seperti gongso, lumpia, bakmi, dan kudapan berbahan dasar babi. Selain itu, pengunjung juga akan disajikan beragam pertunjukkan seni ala Tionhoa, mulai dar bela diri wushu dan pertandingan xiang Qq, yang menjadi budaya turun-temurun selama 3000 tahun. Tentunya, tidak lupa selalu ada pertunjukan seni barongsai untuk melengkapi perayaan Imlek.

4. Singkawang

(https://www.indonesia-heritage.net/)

Terletak di Kalimatan Barat, kota Singkawang dikenal dengan sebutan kota seribu klenteng. Setiap tahunnya, perayaan Imlek di tempat ini selalu meriah karena kental dengan budaya Tionghoanya. Salah satu destinasi imlek yang wajib dikunjungi yaitu Vihara Tri Darma Bumi Raya. Vihara yang dibangun pada tahun 1878 tersebut, memiliki maskot kuno kota Singkawang yaitu Patung Tua Pek Kong dan istrinya. Nah, perayaan Imlek di SIngkawang akan mencapai puncak meriahnya dan menjadi perayaan terbesar di Indonesia terutama pada saat perayaan Cap Go Meh .

5. Patung Dewi Kwan Im

(https://pesona.travel/)

Berlokasi di Desa Burung Mandi, Mangar, Belitung Timur. Perayaan Imlek akan sangat ramai oleh pengunjung untuk beribadah di klenteng tertua dan terbesar di Pulau Belitung, yang dikenal dengan Klenteng Dewi Kwan Im. Klenteng tersebut ditemukan pertama kali sekitar dua ratus tahun lalu atau sekitar tahun1747. Konon, Dewi Kwan Im pernah bersembahyang di salah satu tempat ibadah di Klenteng tersebut, tepatnya di tempat sembahyang di Kon Im. Sehingga, dibangunlah patung Dewi Kwan Im tersebut. Untuk dapat melihat langsung patung Dewi Kwan Im tersebut, pengunjung harus melewati tiga tempat sembayang (Shimunyo, Sitiyamuni, dan Kon Im)  dengan menaiki 86 anak tangga. Pengunjung tmempat wisata religi ini bukan hanya dari Indonesia, tetapi juga dari beberapa wisatawan mancanegera. Keyakinan begi mereka yang mengunjungi klenteng ini yakni akan terkabulnya segala permohonan jika bersembahayang di tempat ibadah ini.