Breaking

Monday, 2 December 2019

‘Teman Berteduh Intimate Show’ Persembahan Payung Teduh


Memasuki bulan terakhir di tahun 2019 ini, Galeri Indonesia Kaya mempersembahkan beragam pementasan menarik bertemakan Musik. Hari ini, para penikmat seni dihibur oleh penampilan dari band alternatif Indonesia yaitu Payung Teduh dengan pementasan bertajuk Teman Berteduh Intimate Show. 

Selama kurang lebih 60 menit, band yang telah meluncurkan lima album seperti Payung Teduh, Dunia Batas, Live at Yamaha Live and Loud, Ruang Tunggu, dan Mendengar Suara ini  menghibur penikmat seni dihibur dengan lagu-lagu berjudul Lagu Duka, Biarkan, Rahasia, Malam, Pagi Belum Sempurna, Gunung & Laut, Nanti, dan Resah di Auditorium Galeri Indonesia Kaya. Band alternatif Indonesia beraliran fusi antara folk, keroncong dan jazz ini juga mengajak penyanyi Marsya untuk berduet di lagu Diam dan Sebuah Lagu. Selain dimanjakan dengan melodi-melodi indah dari Payung Teduh, penikmat seni yang hadir juga dibuai dengan visualisasi yang memukau yang meramaikan pementasan ini.

“Teman Berteduh Intimate Show merupakan salah satu upaya yang kami lakukan untuk mempererat hubungan kami terhadap para penikmat seni yang senantiasa mendengarkan maupun yang juga baru mendengarkan karya-karya kami. Senang rasanya bisa bernyanyi dan juga berinteraksi bersama para penikmat seni yang hadir hari ini. Semoga penampilan kami dapat menghibur dan memberikan kesan yang mendalam bagi para penikmat seni,” ujar Aziz Kairo atau pria yang akrab dipanggil Comi.

Payung Teduh terbentuk pada akhir 2007, pada bulan Desember 2010, Payung Teduh melakukan rekaman pertamanya, dan mulai memperoleh popularitas sebagai musisi Indonesia. Band ini telah menelurkan lima album dan sempat bermain musik tak hanya di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri, seperti Jepang, Singapura dan Malaysia.

No comments:

Post a Comment