Breaking

Monday, 18 November 2019

Wisata yang Ada Uji Nyali Hantu-nya? New Zaeland Sudah Membuatnya


Di Bulan November, di New Zealand masih bersamaan dengan musim semi, dan tahukah kamu destinasi yang tepat untuk bersama nikmati. Jawabannya adalah mencoba 'Horor travel'. Mencari dan mengolah dari berbagai sumber, salah satunya dari Tourism New Zealand, Moreschick  mendapati tiga hotel yang dikabarkan berhantu untuk malam yang seram yang tidak akan terlupakan. 


Hotel The Vulcan
Hotel The Vulcan dibangun pada tahun 1882 di kota St Bathans, kota yang saat itu menjadi terkenal karena ditemukannya tambang emas tidak jauh dari sana. Sekarang, St. Bathans adalah kota dikenal sebagai kota paling berhantu di New Zealand. Di Hotel The Vulcan sendiri, terdapat hantu yang dinamakan “The Rose”, nama seorang perempuan yang dikabarkan dibunuh di salah satu kamar hotel tersebut,

Pengunjung hotel melapor telah mendengar suara teriakan di lorong hotel dan melihat ketel listrik yang hidup sendiri. Tidak hanya itu, beberapa bahkan melaporkan melihat bayangan seseorang yang sedang duduk santai di ruang makan hotel. Pengunjung juga dianjurkan untuk tidak menginap di kamar nomor satu yang dirumorkan sebagai ruangan favorit The Rose.

Destinasi sekitar lokasi: Cromwell, kota sejuk yang dibangun oleh penambang emas, menawarkan banyak pilihan aktivitas untuk pengunjung. Anda bisa menyusuri kota ini dan tambang emas sekitarnya bersama Queenstown Expeditions. Jika anda suka fotografi, jangan lewatkan tur foto oleh Nevis Valley Photo Tours di mana anda bisa belajar bersama fotografer lanskap profesional.

Larnach Castle
Sebagai satu-satunya kastil di New Zealand, Larnach Castle yang cantik juga dikabarkan sebagai rumah bagi hal-hal mistis. Kastil ini dibangun di tahun 1874 sebagai rumah pribadi William Larnach. Larnach, yang dikenal sebagai politisi royal, ingin membuat rumah yang sangat megah untuk memamerkan kekayaan dan kekuasaannya. Namun tidak lama kemudian, dia mengalami kegagalan politik dan finansial yang mendorongnya untuk bunuh diri di tahun 1898.

Sekarang, Larnach Castle adalah destinasi turis populer meskipun banyak laporan dari pengunjung yang merasa diganggu oleh penunggu bangunan ini. Beberapa pengunjung melaporkan melihat barang-barang yang bergerak sendiri dan cahaya misterius, serta perasaan dingin dan didorong oleh seseorang tidak terlihat. Untuk mendapatkan pengalaman paling mencekam, pengunjung bisa makan malam di ruang makan bersejarah Larnach Castle dan menginap di salah satu akomodasi unik yang berada di sekitar kastil.

Destinasi Sekitar Lokasi: Dengan arsitektur gotik dan dan kegiatan turisme yang berkelanjutan, Dunedin adalah kota yang tepat untuk dikunjungi oleh para pencinta seni dan sejarah. Taman yang berada di depan Larnach Castle, The Larnach Castle Gardens memiliki pemandangan bunga musiman yang indah dan tanaman lokal New Zealand. Di sini, anda bisa mengambil foto cantik di antara bunga-bunga dengan latar belakang Larnach Castle. Anda juga bisa merasakan serunya naik kereta melewati Otago Coast dengan Taieri Gorge Railway.

Hotel Masonic
Hotel yang terinspirasi gaya Art Deco ini memang terlihat tidak seram, namun sesungguhnya hotel ini sudah melalui beberapa kejadian yang tidak menyenangkan. Sejak pembangunannya di sekitar tahun 1860, hotel ini telah mengalami gempa bumi di tahun 1896 dan kebakaran besar di tahun 1931.

Semenjak itu, hotel ini telah direkonstruksi dengan struktur yang lebih kokoh, namun banyak ruangan lamanya yang tidak rusak dan tidak tersentuh oleh konstruksi tersebut. Pengunjung dan staf hotel melaporkan telah mendengar suara dan bisikan misterius, serta lampu yang menyala sendiri. Sekarang, Hotel Masonic adalah akomodasi ternama di tengah kota Napier


Destinasi Sekitar Lokasi: Napier – Pusat Art Deco di New Zealand –  adalah kota dengan lanskap yang terinspirasi suasana jalanan di tahun 1930-an. Pengunjung kota ini akan disambut dengan suasana santai dan lanskap kota yang indah. Anda bisa menikmati waktu di kota ini dengan bersepeda keliling kota bersama Napier City Bike Hire & Tours atau berjalan kaki menyusuri pusat kota yang dipandu warga lokal dengan Art Deco Guided Walks.

No comments:

Post a Comment