Breaking

Saturday, 13 July 2019

Sanggar Lukis Art J House Berkarakter Warna Organik, Pelukis Muda dan Impiannya



Bila mendatangi sebuah pameran lukisan atau mengunjungi sebuah sanggar lukis, kita mungkin takjub melihat lukisan yang indah.  Walaupun, lukisan yang terlihat indah dan artistik itu bagi kita akan sulit mengerti makna yang sesungguhnya.

Bahwa benar adanya kekuatan lukisan itu dapat tergambar dari kejeliannya membuat. Memahami pesan di dalamnya tidak semudah membaca koran. Bahkan, beberapa pelukis ada yang bisa membuat lukisan tergantung pada saat bagaimana keadaan perasaannya.  

Mengenal lebih jauh mengenai lukisan, Moreschick mencoba mendatangi sebuah sanggar lukis bernama Art J House yang berada di wilayah Abian Semang, Badung, Bali. Di sini, pengunjung bisa melihat beberapa jenis lukisan yang diantaranya dengan menggunakan teknik melukis seperti naif, ekspresif, abstrak, kontemporer, realis, suryalis, dan lainnya.

Art J House dan pewarna alami
Tetapi di Art J House punya keunikan tersendiri, yang mana lukisan di sanggar ini banyak yang menggunakan pewarna alam. Pengalaman melukis dengan warna berbahan tumbuhan ini disampikan dua pelukis muda I Made Andre Setiawan dan I Nyoman Sulaksana.

Pelukis muda yang masih mengemban pendidikan lukis di salah satu sekolah tinggi seni di Bali ini mengatakan, menghasilkan warna dari bahan alami bisa menggunakan daun mangga, daun ketapang, kayu jati belanda dan beberapa tumbuhan lain. 

“Daun mangga medapatkan warna hitam dan daun ketapang dapat warna kuning,” sebut Andre Setiawan.  

Pembuatan lukisan rata-rata memakan waktu hingga 2 hari jika menggunakan pewarna alami. Sebab, proses ini temasuk mengekstrasi tumbuhan hingga mampu menghasilkan warna. Mulanya, daun di cincang, direbus hingga menghasilkan warna pekat dan kemudian di ekstrasi. “Hasil ini kemudian bisa kita pakai di media kanvas atau lainnya,” sebut Andre.

Selain dedaunan dan batang pohon, akar tanaman bisa menjadi pewarna alami yang bagus. Teman Andre, Sulaksana atau akrab disapa Mangdud menyebut, memang tidak semua tumbuhan bisa dijadikan pewarna alami, tetapi yang paling kuat dijadikan pewarna adalah akar pohon mengkudu.

“Akar mengkudu bisa menjadi warna kuning, biasanya proses mendapatkan warna itu seminggu lamanya dari mkulai ekstrasi,” sebutnya.

Pameran lukis pewarna alami
Sanggar Art J House tidak jarang meggelar pameran dengan hasil lukisan yang menggunakan perwarna alami. Hingga akhirnya banyak orang mengetahui bilamana ciri dari Art J House adalah lukisan dari warna organik.

“Kami sudah satu – dua lebih pameran, dan ciri khas sanggar ini adalah warna organik. Warna-warna ini sudah dilombakan juga di beberapa provinsi yang mewakili lukisan asal bali. Dengan itu pun harapan kami semoga sanggar kami bisa berkembang, dan banyak yang mau belajar di sini,” kata Mangdud.

Adanya karakteristik dari sanggar ini tidak serta merta menjadikan mereka mengikuti untuk menekankan karakter lukisan warna organik. Bahkan diakui oleh keduanya, karena baru memulai pembelajaran lukis di akademisi, Mangdud dan Andre belum menemukan karakter lukis masing-masing.

“Tidak menentu dan belum ada gambaran punya target dan kapan sampai pada titik puncak. Kami masih main warna dan garis,” sebut Mangdud.

Pada saat ini fokus dari keduanya adalah menguasai teknik secara menyeluruh dan kemudian menentukan karakteristik masing-masing.

“Bagi pelajar, dalam melukis harus menguasai teknik, selain itu wawasan mengenai lukis itu sendiri juga harus mendalam, misalnya mengenai sejarahnya, mengenai yang lainnya.

Diakui oleh Andre, di usianya yang masih belia ia ingin terus menggali ilmu lukis. Mulai dari teori dan praktek terus menerus. Sehingga saat kemampuannya sudah mumpuni, ia merasa saat itulah penentuan karakter atau ciri khas dari seorang pelukis bisa diterapkan. 

“Kita pelajari semuanya dahulu, kemudian baru condong yang kemana ciri khas dari lukisan kita. Sampai dimana kita bisa menemukan ciri dari lukisan kita sendiri dan di dalam karya harus ada cerita yang harus kita sampaikan,” sebut Andre. 

No comments:

Post a Comment