Breaking

Sunday, 19 May 2019

Kelompok Teater Suara Inspirasi Muda Gelar Pertunjukan Minikata KBHGN


Teater Suara Inspirasi Muda dan Yajugaya Divisi Kesenian mempersembahkan sebuah pertunjukan teater minikata bertajuk KBHGN bersama Galeri Indonesia Kaya 

Selama kurang lebih enam puluh menit, pertunjukan KBHGN yang disutradarai oleh Arsi Ramadhan, menceritakan tentang masa depan, di mana ketika mata tidak lagi bertemu mata, kepedulian akan sesama menjadi hal langka.

Dipaparkan melalui monolog, dialog, dan kepingan sketsa cerita, pertunjukan KBHGN dimeriahkan oleh pemain yang berasal dari berbagai bidang seperti pekerja kantoran, pekerja lepas, mahasiswa, dan pelajar yang rindu dengan panggung.

“Pertunjukan KBHGN ini terinspirasi dari kemajuan teknologi yang tidak selalu sinergis dengan kemajuan penggunanya. Lahirnya beragam teknologi yang kian pesat, membuat banyak generasi muda yang tertidur dan kurang peka dengan apa yang terjadi di sekitarnya," ujar Randhy Prasetya selaku perwakilan dari Yajugaya dan penulis naskah dari KBHGN.



Sejarah teater SIM

Teater SIM didirikan 17 Agustus 1993 di Jakarta oleh Alm. Manahan Hutauruk dan Zainal Zen. Masuk mekanisme Festival Teater Jakarta pada tahun 1994, Teater SIM kemudian lulus dan meraih predikat senior oleh Dewan Kesenian Jakarta pada tahun 2002.

Dengan demikian kelompok ini meraih hak berpentas secara berkala di Taman Ismail Marzuki. Sejak itu, setiap tahunnya mereka selalu memproduksi pentas teater sampai sekarang dan telah meraih penghargaan berbagai festival di Jakarta.

Kelompok ini didukung orang-orang muda sebagai anggotanya. Gemar menjajaki berbagai kemungkinan bentuk pemanggungan, Teater SIM selalu tampil dengan gaya berbeda dari sebelumnya.

Pertunjukan teater yang sering sarat makna pun dikemas menjadi hiburan dengan gagasan segar, menggelitik dan menggoda. Yajugaya adalah kelompok yang terjadi ibarat cinta, tanpa peran kesengajaan. 

No comments:

Post a Comment