Breaking

Sunday, 24 March 2019

BCL Putuskan 'Memilih Dia" Sebab Sederhana Tapi Kekinian



Lagu "Memilih Dia" Memilih BCL menjadi single yang dipilih kali ini, lewat konsep yang cukup sederhana namun kekinian.

Lagu yang dibuat dan diaransemen oleh musisi LaleIlman Nino ini cukup berhasil menyatu dengan gaya dan suara khas BCL. Memilih Dia terdengar sangat histeris dan terkesan mewah pada intronya, diiringi dengan sapuan orkestra yang lite.

Lagu “Memilih Dia” menceritakan tentang kegelisahan hati BCL yang memilih pergi kompilasi Cinta sudah tidak bisa lagi dipaksakan. Kegelisahan hati sangat tergambarkan di lirik lagu ini, sedangkan BCL harus memilih salah satu yang paling dicintainya. Namun seakan enggan untuk melepaskan karena tidak ingin mempertanyakan komitmen dan kesetiaan.

Kekuatan lirik dalam lagu “Memilih Dia” sangat didukung oleh suara khas BCL seperti lagu-lagu sebelumnya. Suaranya yang melankolis belum terdengar padat, mampu menyiratkan semburat kegelisahan yang sangat dirasakan dilagu ini.

Alunan log lagu ini makin terasa kompilasi sontak dipindahkan oktaf pada potongan refrain dan ditutup lewat alunan syair lembut BCL yang ditangkap. 

Tak banyak yang perlu disampaikan, lirik yang jelas dan tak perlu banyak kiasan menjadi persembahan bagi penyanyi yang telah berhasil menelurkan beberapa album dan lagu tunggal di blantika musik Tanah Air.

Simak saja lirik dan lagu dari penyanyi yang akrab dipanggil Unge ini: 


Memilih Dia

Maafkanlah aku setengah hati

Tak ingin kukhianati, terima kasih padamu

Namun ku tak kuasa


Dia hadir tanpa aku minta

Tapi dirimu pun tahu

Yang mengungkapkan cinta tak bisa disalahkan


Perlahan hangat pun menghilang

Tak mampu (lagi) ku pertahankan cinta


Maaf jika ku harus memilih dia

Bukan aku tak setia

Namun cinta tak bisa didukung

Izinkan aku'tuk melangkah bersamanya


Maaf aku mencintainya

Melebihi cintaku padamu

Maafkan kasih kamu bukan yang kupilih


Maafkan ku harus pergi

No comments:

Post a Comment