Breaking

Thursday, 17 January 2019

Film "Lagi Lagi Ateng" Dianggap Menghibur dan Menghangatkan



--Tribut Kepada Ateng dan Iskak

Film Drama Komedi Kembar Yang Siap Menghibur Penonton Indonesia. Film “Lagi Lagi Ateng” menghidupkan lagi karakter Ateng dan Iskak, komedian terkenal di masa lalu dengan situasi modern. Kisah drama komedi kembar ini diproduksi oleh 13 Entertainment dengan Co-producer Dirgahayu Productions dan Ideosource Entertainment sebagai Executive Producer.

Semangat dari kedua komedian tersebut disalurkan melalui film yang hangat dan diharapkan dapat diterima penonton Indonesia. Film ini merupakan sebuah tribut, bukan remake maupun reborn. Dengan kesadaran tersebut, pihak pembuat film menginginkan spirit Ateng dan Iskak tetap terjaga sebagaimana film-filmnya terdahulu.

Di awal tahun 2019 telah diadakan pra pemutaran di dua kota terpilih yaitu Malang dan Surabaya. Dua kota beruntung ini menonton film “Lagi Lagi Ateng” terlebih dahulu. Hasilnya adalah tanggapan positif mengenai filmnya. Salah satu penonton mengatakan bahwa “Film ini membuat saya menangis sampai empat kali. Di akhir film ada pesan penting tentang keluarga yang tersimpan”. Penonton lainnya mengatakan, “Filmnya gokil abis. Nyesel deh kalau gak nonton.” Dua testimoni dapat dilihat di Instagram Lagi Lagi Ateng. Melalui akun media sosial ini, banyak update terkini yang dibagi.

Film “Lagi Lagi Ateng” juga berbagi kebahagiaan bersama para kembar se-Indonesia. Di Gala Premiere, sekitar 100 pasang kembar akan hadir untuk menonton film. Selain itu, akan ada juga Kak Seto dan Yayasan Nakula Sadewa akan hadir.Film yang diarahkan oleh Monty Tiwa ini berkisah tentang Ateng dan kembarannya Agung yang selama ini terpisah. Ateng dan Iskak untuk pertama kalinya pergi ke Jakarta, geger budaya melanda Ateng dan Iskak yang bisa dibilang gagap teknologi.

Setibanya di Jakarta, mereka menginap di sebuah hotel mewah yang modern. Tanpa disangka, Ateng bertemu dengan Agung yang memiliki paras dan bentuk tubuh yang sama dengan dirinya. Iskak dan asisten pribadi dari Agung, si Cemplon juga sama terkejut dengan mereka. Akhirnya terkuaklah kenyataan bahwa mereka adalah saudara kembar yang terpisahkan.




Ateng dan Agung kemudian menyadari masing-masing kalau orang tua mereka ternyata masih lengkap. Kemudian timbul ide untuk bertukar tempat untuk bertemu dengan orang tua yang mereka saling sama-sama belum pernah bertemu. Ateng akan bertemu pertama kalinya dengan Ratna, ibunya. Sementara Agung akan bertemu dengan Budiman. Rasa haru langsung melanda keduanya. Cemplon sadar akan betapa butuhnya Ateng dan Agung untuk bisa bersama kembali dengan kedua orang tua mereka. Ia lalu mengusulkan untuk menjebak kedua orang tua mereka agar bertemu dan menjalin hubungan mereka kembali. Akhirnya setelah 26 tahun lahir rencana untuk mempersatukan keluarga kembali. Apakah mereka berhasil? Lihatlah rintangan yang mereka hadapi.

Film ini dibintangi oleh Augie Fantinus yang dipilih sebagai Ateng. Untuk peran Iskak diberikan kepada kolaborator Monty yaitu Soleh Solihun. Film ini ditambah semarak pula dengan kehadiran Julie Estelle, Surya Saputra dan Unique Priscilla, Catherine Wilson, dan Rohana Srimulat.
Ateng adalah pelawak yang aktif dari era 60an hingga 2000an. Ia dikenal melalui grup Kwartet Jaya bersama Iskak, Eddy Sud, dan Bing Slamet. Kemudian mempunyai film-film yang dibintangi utama olehnya seperti “Ateng Minta Kawin”, “Ateng Kaya Mendadak”, “Ateng The Godfather” dan banyak lagi lainnya.

No comments:

Post a Comment