Breaking

Saturday, 27 October 2018

Orchid Forest, kekayaan bunga anggrek milik Bandung





HAMPARAN BUNGA ANGGREK MENGGUGAH PEMANDANGAN DAN MOOD BAGI MEREKA YANG MENGAGUMINYA. TIDAK SEDIKIT WISATAWAN KERAP SWA FOTO DI ORCHID FOREST YANG MENYISAKAN BERJUTA KENANGAN

Pepohonan pinus di kawasan Orchid Forest, Cikole, Lembang, Jawa Barat, tampak berbeda. Kawasan edutourism tersebut banyak pohon bunga anggrek.

Sesuai dengan namanya, Orchid Forest, dikonsep menjadi habitat ratusan jenis bunga, si puspa pesona. Bahwa ternyata, Indonesia adalah negara dengan spesies anggrek terbesar kedua setelah Brasil.

Ada 250 jenis anggrek dengan jumlah 3.500 pohon di hutan seluas lebih-kurang 14 hektare itu. Tepat di sisi tengah arena Orchid Forest.

Bunga warna-warni di rumah berbalut dinding kaca, yakni terdapat Paphiodelium javanicum, anggrek endemis Pulau Jawa ditaruh di muka pintu museum warna kelopaknya campur antara cokelat, ungu, dan hijau.

Anggrek khas Pulau Jawa ini kerap dikenal sebagai anggrek kusut hijau.

Orchid House, dimana anggrek-anggrek yang langka akan ditempatkan khusus dalam ruangan yang berkaca.

Ada sejumlah spesies langka, baik dari dalam maupun luar negeri. Ada black magic asal Amerika.

Akarnya serabut dan berbentuk gilik atau bulat panjang serta tumpul. Di bagian kelopak terdapat bulu-bulu halus. Sedangkan daun anggrek kasut hijau memiliki warna hijau mengkilat dengan bercak hijau tua. Suhu di habitat anggrek berkisar 21sampai 29 derajat Celcius.




Orchid Forest yang Instagramable

Anggrek dari Kalimantan dan Papua. sebelumnya dibudidayakan di Cijambe, Subang. Setelah berbunga, perawatan akan dilakukan di Orchid Forest.

Para pengunjung biasa berfoto di beberapa spot yang disediakan, semisal di ujung Orchid House. Panggung berlatar beragam bunga anggrek beserta taman yang didesain mini menjadi panggung berfoto yang menjadi daya tarik bagi penyuka swafoto.

Bagi penyuka bunga, mereka bisa berbelanja langsung berbagai anggrek di kawasan tersebut. Bunga anggrek yang dijual biasanya telah siap rawat dan sudah berbunga. Sentra penjualan anggrek berada tak jauh dari Orchid House.

Untuk masuk ke rumah anggrek ini, pengunjung tak dikenai biaya tambahan. Mereka cukup membayar dana retribusi masuk ke kawasan Orchid Forest yang ditarif Rp 35 ribu.

Menuju Orchid Forest

Untuk menuju ke Orchid Forest, wisatawan dapat menunggang angkutan umum jurusan Cikole, Lembang. Bisa juga naik taksi daring dari pusat kota melalui kawasan Dago Atas.

Setelah sampai taman parkir Orchid Forest, pengunjung kudu masuk ke arena wisata yang jaraknya lebih-kurang 1 kilometer. Di sana tersedia shuttle.


(refrensi & sumber: tempo)

1 comment: