Breaking

Saturday, 27 October 2018

Bersentuhan dengan Rusa jinak di Cariu Bogor, ini yang istimewa





BERWISATA MENIKMATI PEMANDANGAN INDAH HINGGA SERASA INGIN DEKAT DENGAN SESAMA CIPTAAN TUHAN. BENAR-BENAR BISA BERDAMPINGAN DENGAN HEWAN YANG UTAMANYA TAK BERDARAH DINGIN. DI BOGOR ADA SEBUAH TEMPAT YANG COCOK BANGET BUAT KAMU YANG SUKA DENGAN RUSA, ATAU SUKA BERDEKATAN SEMBARI MEMBERI MAKAN.

Tapi sebelum meluncur ke area wisata yang banyak rusa, rasanya tak salah bila sedikit kita ketahui apa sih keunikan rusa. Dan pada saat ‘lejongers’ sudah tahu betapa menakjubkannya rusa, saat bertemu pun akan semakin takjub akan keistimewaannya.

Istimewanya tanduk rusa

Hewan mamalia pemamah biak ini memiliki tanduk tumbuh dari jaringan hidup, berupa tulang padat yang umumnya dimiliki rusa jantan dimana setiap tahunnya berganti tanduk. Terdapat sekitar 100 jenis rusa, dan 34 di antaranya yang diketahui di seluruh dunia yang terbagi menjadi dua kelompok besar: kelompok rusa dunia lama yang termasuk subfamilia Muntiacinae dan Cervinae; serta kelompok rusa dunia baru, Hydropotinae dan Odocoilinae.

Nah, perlu kita sama tahu juga nih, bahwa Indonesia memiliki pengembangan hewan domestik ini yang mutaknya bisa dilakukan mulai abad 20 di daratan Eropa, Pasifik dan Afrika. Pengembangannya dimulai tahun 1970-an dan berkembang pesat sejak tahun  1980. 

Rusa Tropica, merupakan pengembangan dari asli rusa Tanah Air kita yang dilakukan kepada rusa Timor (Rusa timorensis) dan telah berlangsung lebih dari 15 tahun di Mauritius, Kaledonia Baru, Australia dan Malaysia.

Lets go to Cariu

Menuju tempat wisata penakaran Rusa di Cariu, Bogor tentu banyak dan pasti ada rusa Indonesia dan pengembangan rusa lain.  Perlu diketahui, penangkaran rusa Cariu ini berada di Desa Buana Jaya kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Mencapai lokasi wisata Penakaran Rusa ini tak sulit, sebab kebanyakan dari mereka yang berkunjung menyarankan untuk lewati jalur Cibubur, Jakarta Timur dengan waktu tempuh 2 jam melewati Taman Bunga Mekarsari dan untuk lebih mudahnya bisa dilihat di GPS Google Map.

Tapi setidaknya, informasi yang baik untuk anda sekalian bilamana kondisi jalan dari Cibubur hingga Cariu cukup banyak lubang dan beton jalan yang retak sehingga harus extra konsentrasi di jalan.
Untuk itu, patokannya yang mudah adalah penangkaran rusa berada di sebelah kiri jalan setelah pasar Cariu dan di sebelah kanan jika dari arah Cianjur. Ketika lokasi penangkaran jalan menuju parkiran pun kondisinya berbatu dan menurun, beramaan dengan jalur sungai Cibeet.

Harga tiket masuk ke area penangkaran rusa Cariu ini dikenakan tarif Rp.10K /orang dan karcis parkir Rp10K, selain harga tiket masuk juga ada tarif untuk prewedding photo Rp300K dan untuk camping Rp25K.

Masih ingat dengan sungai Cibeet seperti disebutkan sebelumnya, untuk sampai di penakaran rusa, wisatawan harus melewati sungai yang mengalir ke sungai Citarum ini. Sungai Cibeet adalah sungai besar dengan arus yang deras dan banyak batu besar.

Tak lupa, di lokasi wisata ini juga nampak kesederhanaan sebagaimana wisata di Bogor lainnya yaitu adanya beberapa warung nasi tradisional yang menjual makanan menu ikan dan ayam bakar dan goreng + lalap dan sambel. Senang rasanya menikmati menu makanan di bale-bale di bawah pohon dan menghadap ke sungai Cibeet.



Tiba di Penakaran Rusa Cariu

Sampai di depan penangkaran rusa jangan lupa untuk membeli makanan untuk rusa, yang berupa potongan ubi dengan harga Rp 10.000, kemudian menaiki lorong panjang yang masuk kedalam padang rumput tempat rusa berada.

Wisatawan boleh turun ke padang rumput tersebut dan memberi makan rusa dengan ubi. Di padang rumput ini terdapat beberapa rusa yang menyambut wisatawan lho, bagai sudah terbiasa dan kita pun jangan segan memberinya dengan senang hati.

Penangkaran rusa yang dimulai dari tahun 1993 yang awalnya memiliki 104 ekor rusa, terdiri dari rusa Timor, rusa Bawean, dan rusa Totol. Penangkaran rusa Cariu ini di bawah naungan Perum Perhutani Unit III sejak tahun 2006. Penangkaran rusa Cariu ini termasuk dalam wilayah RPH Cariu, BKPH Jonggol dan KPH Bogor yang merupakan kelompok gunung Sanggabuana seluas 8,4 Hektar diperuntukan untuk penanaman rumput pakan rusa dan 2 Hektar sebagai perkemahan.

Dilokasi penangkaran rusa Cariu ini selain rusa juga memiliki beberapa jenis burung, reptil dan peradator macan kumbang dan ular sanca di pelihara di luas lahan hanya 1 km hutan gunung Sanggabuana. 

Satu hal yang perlu diingat jika mengunjungi penakaran rusa ini, agar tidak terlalu panas pakailah topi dan bagi yang membawa balita dibawah 5 tahun harap didampingi. Terakhir, dalam menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang bungkus plastik di area padang rumput karena mudah saja dimakan oleh di makan rusa.




1 comment: